<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT. Buditama Ciptamas Perkasa &#187; Articles</title>
	<atom:link href="http://www.buditama.com/category/articles/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.buditama.com</link>
	<description>PT. Buditama Ciptamas Perkasa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Jan 2010 10:28:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pengantar Database PostgreSQL</title>
		<link>http://www.buditama.com/pengantar-database-postgresql/</link>
		<comments>http://www.buditama.com/pengantar-database-postgresql/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 16:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.buditama.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[atabase pada Linux
Dengan platform yang menyediakan paradigma baru -dengan open source nya- Linux telah menjadi sebuah sistem operasi yang sangat handal baik dari segia kualitasa dan kecepatannya. Beberapa aplikasi yang berjalan didalamnya pun ikut berkembang dengan berbagai tujuan dan variasi. Salah satu yang cukup berkembang adalah database. Beberapa database yang bisa digunakan pada Linux adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>atabase pada Linux</strong><br />
Dengan platform yang menyediakan paradigma baru -dengan open source nya- Linux telah menjadi sebuah sistem operasi yang sangat handal baik dari segia kualitasa dan kecepatannya. Beberapa aplikasi yang berjalan didalamnya pun ikut berkembang dengan berbagai tujuan dan variasi. Salah satu yang cukup berkembang adalah database. Beberapa database yang bisa digunakan pada Linux adalah MySQL, Interbase, PostgreSQL,Db2, Sysbase, dan masih banyak lagi baik yang gratis, open source atau komersil, termasuk Oracle.</p>
<p><strong>PostgreSQL</strong></p>
<p>Postgres pada awalnya dikembangkan oleh mahasiswa dan staff programmer University of California, Berkeley, dibawah arahan Professor Michael Stonebraker. Sofware ini mulanya dinamai Postgres, tetapi karena banyak tambahan untuk fungsi fungsi SQL maka pada tahun 1995 namanya diganti Postgres95, dan sejak tahun 1996 nama yang digunakan hingga sekarang adalah PostgreSQL. Pada saat pertama dikembangkan postgres dianggap tidak memenuhi stardar ANSI-SQL92 -standar database berskala besar- , karena tujuannya hanya menjadikan postgres sebagai database yang mempunyai banyak feature dan keluwesan yang tinggi. Karena merasa mendapat tantangan postgres berusaha untuk memenuhi standar tersebut, dan akhirnya potsgres mampu juga untuk mencapai satndar ANSI-SQL. Tetapi yang lebih gila lagi ternyata kemampuan postgres melebihi standar ANSI_SQL, yang berarti kemampuan postgres melebihi database lain standar ANSI-SQL92 yang diantarannya adalah Oracle. Wajar jika Postgres dinobatkan Linux Award sebagai database pilihan dan menempatkan Oracle pada tembat ke-dua.</p>
<p style="text-align: justify;">Perbedaan yang paling mendasar antara postgres dengan sistem relasional standar adalah, kemampuan postgres yang memungkinkan user untuk mendefinisikanSQL-nya sendiri, terutama untuk pembuatan function. Hal ini dimungkinkan karena informasi yang tersimpan pada postgres tidak hanya tabel dan kolom melainkan tipe, fungsi, car akses, dan informasi lain. Kesemuanya itu dihimpun dalam bentuk class yang memungkinkan user untuk merubahnya. Dengan model class ini postgres lebih mudah dikembangkan ditingkat user dan bisa mendefinisikan sebuah tabel sebagai turunan tabel lain. Dimana pada database konvensional hal itu hanya bisa dilakukan dengan mengganti source code nya atau menggunakan modul tambahan . Kelebihan lain dari postgres adalah dukungan antar muka dari berbagai bahasa pemrograman seperti Perl, PHP, C++, Phyton, Java dan masih banyak lagi. Postgres juga mempunayai kemampuan untuk membuat konektifitas dengan database lain seperti pgdump, Interbase, pgaccess dan hampir semua database pada Linux. Karena kemampuan itulah wajar jika bagi yang telah mencoba postgres menjadi kecanduan dan sulit untuk pindah ke database lain termasuk penulis. Saat ini postgres telah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan besar, Rumah Sakit Pertamina adalah salah satu yang telah menggunakan Postgres.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Menggunakan Postgress.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menggunakan Postgresql maka dibutuhkan minimal paket berikut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt; font-family: Courier;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="program"><span style="font-size: 8pt;"> </span></span><em>postgresql-x.x.x-xx</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> postgresql-server-x.x.x-xx</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> postgresql-devel-x.x.x-xx</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Courier;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;">paket tersebut biasanya telah terinstall saat mengintall Linux dengan full.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangakan untuk konektifitas dengan programa lain selain dibutuhkan paket program tersebut juga dibutuhkan paket untuk antarmukanya misal ,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Courier;"> </span><em>postgresql-phyton-x.x.x-xx</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> postgresql-tcl-x.x.x-xx</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Courier;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menjalankan postgres digunakan perintah berikut</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="program"><span style="font-size: 8pt;"> </span></span><em>#service postgresql start</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> Checking postgres installation  [OK]</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> Starting postgresql [OK]</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Postgres menggunakan mode client-server dalam memanipulasi databasenya. Untuk melakukan konektifitas antara server dan klien dibutuhkan informasi username, password, nama_database, nema_server, dan nomor_port. Dan untuk melakukan itu postgres telah menyertakan program klien yaitu psql, dimana pembuatan dan manipulasi database dilakukan di sini.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada saat menginstall postgres secara otomatis telah dibuat username postgres dan dababase template1. Setiap perintah SQL harus diakhiri dengan titik koma (;) karena tanpa titik koma psql akan menganggap perintah belum selesai dilakukan. Perintah yang bukan sql biasanya diawali dengan backslash (\) dan tidak perlu diakhiri dengan titik koma.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #888888;">Contoh penggunaan postgres</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 11pt;"> </span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>$ psql -U postgres template1</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Welcome to psql, the PostgreSQL interactive terminal.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Type: \copyright for distribution terms</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> \h for help with SQL commands</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> \? for help on internal slash commands</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> \g or terminate with semicolon to execute query</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> \q to quit</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>template1=#</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Setelah masuk maka dapt dibuat database baru</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="program"><span style="font-size: 8pt;">template=&gt; CREATE DATABASE opic;</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>untuk berpindah ke databse lain digunakan perintah \c</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>template=&gt; \c opic</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>You are now connected to database opic. </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-size: 11pt;"> </span></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>A</em>tau jika dari konsol ingin langsug masuk ke database opic bisa digunakan perintah</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>$psql -U upic</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Welcome to psql, the PostgreSQL interactive terminal.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Type: \copyright for distribution terms</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> \h for help with SQL commands</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> \? for help on internal slash commands</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> \g or terminate with semicolon to execute query</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> \q to quit</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=#</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Untuk melihat perintah SQL dasarnya takan tab pada prompt psql</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>ABORT COMMIT DROP LISTEN RESET SHOW </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>ALTER COPY EXPLAIN LOAD REVOKE UNLISTEN </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>BEGIN CREATE FETCH LOCK ROLLBACK UPDATE </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>CLOSE DECLARE GRANT MOVE SELECT VACUUM </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>CLUSTER DELETE INSERT NOTIFY SET </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-size: 11pt;"> </span></em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>u</em>ntuk lebih detail lagi gunakan help</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=#\help</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Available help:</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>ABORT  CREATE TRIGGER FETCH ALTER GROUP  CREATE TYPE GRANT ALTER TABLE CREATE USER INSERT ALTER USER CREATE VIEW LISTEN BEGIN  DECLARE LOAD CLOSE DELETE LOCK  CLUSTER DROP AGGREGATE MOVE COMMENT DROP DATABASE NOTIFY COMMIT DROP FUNCTION REINDEX COPY  DROP GROUP RESET CREATE AGGREGATE DROP INDEX REVOKE CREATE CONSTRAINT TRIGGER DROP LANGUAGE ROLLBACK CREATE DATABASE DROP OPERATOR SELECT CREATE FUNCTION DROP RULE SELECT INTO  CREATE GROUP DROP SEQUENCE  SET CREATE INDEX  DROP TABLE SHOW CREATE LANGUAGE DROP TRIGGER TRUNCATE CREATE OPERATOR DROP TYPE UNLISTEN CREATE RULE DROP USER UPDATE  CREATE SEQUENCE DROP VIEW VACUUM CREATE TABLE END </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>CREATE TABLE AS EXPLAIN </em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Membuat tabel pada psotgres</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tabel merupakan tempat menyimpan data, setiap tabel mempunyai filed / kolom dan record /baris. sebuah tabel harus memiliki field untuk melakukan identifikasi sehinggan tidak boleh sama atau yang sering disebut primary key. Primary key tidak boleh kosong ( null) sehingga harus dideklarasikan sebagai not null.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh pembuatan tabel</p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# CREATE TABLE kslteam (</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic(# id INTEGER NOT NULL,</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic(# nama VARCHAR(20),</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic(# PRIMARY KEY (id)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic(# );</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>NOTICE: CREATE TABLE/PRIMARY KEY will create implicit index &#8216;kslteam_pkey&#8217; for table &#8216;kslteam&#8217;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>CREATE</em></p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Untuk melihat tabel digunakan perintah</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# \dt</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> List of relations</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> Name | Type | Owner </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8212;&#8212;&#8212;+&#8212;&#8212;-+&#8212;&#8212;&#8212;-</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> kslteam | table | postgres</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>(1 row)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# </em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt;">perintah yang digunakan untuk mengisi tabel </span></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# INSERT INTO kslteam (id, nama)</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic-# VALUES (1999, &#8216; rofiq yuliardi&#8217;);</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">perintah yang digunakan untuk melihat isi tabel</span></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# SELECT * FROM kslteam;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> id | nama </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8212;&#8212;+&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11pt;">atau </span></p>
<p style="text-align: justify;"><em>opic=# SELECT nama FROM kslteam;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>(3 rows)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.buditama.com/pengantar-database-postgresql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 CRM Terpopuler</title>
		<link>http://www.buditama.com/10-crm-terpopuler/</link>
		<comments>http://www.buditama.com/10-crm-terpopuler/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 02:56:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buditama.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Seiring dengan meningkatkan penggunaan internet dan semakin tingginya ketergantungan perusahaan akan teknologi informasi yang dituntut seiring dengan kebutuhan pelayanan pada customer yang semakin prima, maka kebutuhan akan aplikasi CRM (customer relationshiop management) semakin meningkat.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh AMR Research kemarin permintaan implementasi CRM dari vendor-vendor besar juga meningkat, hal tersebut ditunjukan dengan meningkatnya pendapatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.brotecs.com/products/images/crm_04.jpg" alt="" width="128" height="131" />Seiring dengan meningkatkan penggunaan internet dan semakin tingginya ketergantungan perusahaan akan teknologi informasi yang dituntut seiring dengan kebutuhan pelayanan pada customer yang semakin prima, maka kebutuhan akan aplikasi CRM (customer relationshiop management) semakin meningkat.</p>
<p>Menurut penelitian yang dilakukan oleh AMR Research kemarin permintaan implementasi CRM dari vendor-vendor besar juga meningkat, hal tersebut ditunjukan dengan meningkatnya pendapatan rata-rata $14 miliar pada tahun 2007.</p>
<p>Berikut adalah daftar 10 besar CRM pada tahun 2007<br />
1. SAP 	$2.7 billion / 20%<br />
2. Oracle 	$1.9 billlion / 39%<br />
3. Salesforce.com 	$749 million / 51%<br />
4. Cegidim Dendrite 	$602 million / 82%<br />
5. Amdocs 	$522 million / 14%<br />
6. Aspect 	$480 million / -2%<br />
7. Verint Witness Actionable Solutions 	$395 million / 78%<br />
8. Microsoft 	$360 million / 39%<br />
9. SAS 	$323 million / 34%<br />
10. Avaya 	$267 million / 2%<br />
Sumber: AMR Research, 2008</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.buditama.com/10-crm-terpopuler/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Dalam Pengembangan User Interface</title>
		<link>http://www.buditama.com/tips-dalam-pengembangan-user-interface/</link>
		<comments>http://www.buditama.com/tips-dalam-pengembangan-user-interface/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 15:30:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buditama.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini berisi kumpulan tips dan trik desain user interface yang diambil dari beberapa referensi. Dengan tips dan trick ini diharapkan akan membantu meningkatkan objek oriented interface yang dibuat. 

Konsistensi,  satu hal yang paling penting adalah      konsistensi dalam membuat user interface. Contoh konsistensi adalah ketika     [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Tulisan ini berisi kumpulan tips dan trik desain user interface yang diambil dari beberapa referensi. </span><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">Dengan tips dan trick ini diharapkan akan membantu meningkatkan objek oriented interface yang dibuat. </span></p>
<ol style="margin-top: 0cm;" type="1">
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">Konsistensi</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">, <span> </span>satu hal yang paling penting adalah      konsistensi dalam membuat user interface. Contoh konsistensi adalah ketika      satu event klik berlaku untuk memilih item maka event tersebut juga      digunakan untuk event yang lain. </span><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Masalah      penempatan tombol juga harus konsisten, konsistensi ini bisa dilihat dari      penempatan tombol, label atau warna yang digunakan. Dengan adanya      konsistensi ini maka akan membantu untuk membentuk mental user untuk      memahami cara kerja aplikasi.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Buatlah Standar dan      jadikan sebagai acuan (pegangan),</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE"> Untuk memastikan bahwa konsistensi tetap terjaga maka harus dibuat      sebuah standar, dimana semua desain akan mengacu pada standar tersebut.      Pendekatan yang paing baik adalah mengacu pada standar industri yang      disesuaikan dengan spesifikasi kebutuhan aplikasi yang dibuat. Beberapa      standar seperti IBM (1993) dan microsoft (1995) akan membantu dalam      mendefinisikan kebutuhan 95 sampai 99 persen. Dengan mengacu pada standar      indsutri maka tidak hanya memperoleh kelebihannya saja akan tetapi      aplikasi yang dibuat juga akan mempunyai <em>Look and Feel</em> atau penampilan seperti pada aplikasi lain yang      biasa digunakan oleh user.<span> </span>Standar      desain UI harus di tentukan pada saat proses pendefinisian awal      infrastruktur aplikasi yang akan dibuat.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Menjelaskan aturan</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">, User pasti ingin tahu bagaimana bekerja dengan      aplikasi baru yang dibuat untuk mereka. Ketika aplikasi bekerja dengan      konsisten maka kita cukup menerangkan penggunaanya sekali saja.<span> </span></span><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">Hal ini tentu      akan jauh membantu dari pada menerangkan setiap fitur dalam aplikasi <em>step by step</em>.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Dapat digunakan dengan mudah baik oleh orang awam      maupun yang expert</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">. Biasanya dalam      satu perusahaan terdapat beberapa level pengguna mulai dari yang tidak      tahu sama sekali sampai dengan yang berpengalaman. Dalam pengembangan      aplikasi, developer harus mempertimbangkan agar <em>user inteface</em> yang ada harus tetap bisa digunakan oleh      berbagai level pengguna tersebut. <span> </span>Tidak terlalu sulit bagi pengguna awam      dan tetap mempunyai fitur yang bisa digunakan oleh pengguna expert.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">Navigasi      antar Layar yang sesuai dengan workflow</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">. Apabila      kesulitan untuk melakukan perpindahan dari satu layar ke layar yang lain      maka user akan merasa jengkel dan stress. Ketika perpindahan dari satu layar      ke layar yang lain sesuai dengan alur kerja user, maka user akan merasa      nyaman untuk menggunakannya. Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah      bahwa setiap user mempunyai pendekatan yang berbeda sehingga aplikasi yang      dibuat harus mampu menampungnya.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Menu Navigasi yang sesuai dengan kultur pengguna</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">. <span> </span>Dalam      masyarakat<span> </span>kita kabanyakan orang      membaca dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah, sehingga dalam      melakukan desain layar <span> </span>atau menu      navigasi maka sebaiknya juga dari kiri kekanan dan atau dari atas ke      bawah. </span><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">Sehingga      user akan lebih merasa familiar dan tidak perlu penyesuaian lagi.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Pemberian komentar dan Label secara tepat</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">. Teks yang ditampilkan pada layar aplikasi adalah      merupakan sumber utama informasi bagi user. Sehingga apabila teks yang      ditampilkan salah atau kurang tepat, maka hal tersebut akan mengakibatkan      user bingung atau salah mengerti tentang aplikasi. Kondisi tersebut      lagi-lagi akan menyebabkan user merasa tidak nyaman untuk menggunakannya.      Dalam hal ini kata atau kalimat yang ditampilkan harus jelas dan mudah      dimengerti oleh user dan mewakili operasi yang dilakukan tetapi harus      tetap singkat.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Referensi user interface dari aplikasi lain dengan      cerdas</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">. Sampai kita mengerti bahwa aplikasi lain      menggunakan standar user interface, maka tidak bisa diasumsikan bahwa user      interface yang dibuat sudah cukup standar mengingat tidak sedikit      developer yang meniru user interface aplikasi lain padahal tidak tahu      apakah user interface aplikasi yang ditiru bagus atau tidak.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Pergunakan Warna dengan tepat</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">. Warna harus digunakan dengan sederhana dan hanya      digunakan apabila memang diperlukan. Permasalahan dengan warna ini adalah      bahwa pada kenyataanya ada beberapa user yang buta warna, sehingga apabila      memang diperlukan untuk menandai sesuatu maka dapat ditambahkan dengan      simbol disampingnya. Selain itu penggunaan warna ini juga harus konsisten.      Masalah lain dengan warna yang harus diperhatikan adalah kontras, dimana      agar warna-warna yang ada tetap bisa dibaca dengan baik maka sebaiknya      melakukan kombinasi antara warna gelap dan warna terang. <span> </span></span><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">Misalnya warna background terang      maka warna tulisan harus gelap atau sebaliknya.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US"> </span></p>
<ol style="margin-top: 0cm;" type="1">
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Gunakan font dengan tepat </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">– Font yang digunakan haruslah mudah dibaca pada layar. Terkadang      dalam melakukan desain developer memilih font yang bagus menurut developer      secara pribadi, padahal mungkin kurang sesuai untuk digunakan pada      aplikasi.<span> </span>Penggunaan font juga      harus konsisten, dan tidak berlebihan. Penggunaan lebih dua tipe font      sebanarnya sudah cukup, karena sisanya dapat digunakan style seperti bold,      italic atau undeline. Penggunaan stylepun juga harus disesuaikan dengan      kebutuhan dan harus tetap konsisten.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE"> </span></p>
<ol style="margin-top: 0cm;" type="1">
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Gunakan Tombol Default dengan benar</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">. Penentuan tombol default ini juga harus      diperhatikan, mengingat untuk kegiatan yang cukup banyak biasanya user      akan menekan tombol tertentu secara otomatis tanpa melihat action yang      dilakukan. Apabila tombol default bersifat destruktif, maka kemungkinan      terjadi kesalahan perintah sangat besar. Dalam hal ini disarankan agar      default tombol tidak destruktif lagi. Bisa dibayangkan apabila user      terbiasa menekan enter untuk menyimpan karena kursor berada pada tombol      simpan, tetapi tiba-tiba kursor simpan dipindah pada tombol cancel maka      kehilanngan banyak data akan sering terjadi.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Perataan Field dengan Tepat</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">. Ketika menghadapi<span> </span>layar yang      berisi lebih dari satu field maka masalah perataan field juga harus      diperhatikan. </span><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">Misalnya antara label dengan fieldnya harus rata      vertikal sedangkan untuk antar label dan field sebaiknya sama secara      vertikal. </span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">Perataan      Data dengan Tepat</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">. Perataan data dalam melakukan desain      juga harus diperhatikan. Misalnya untuk perataan string adalah rata kiri      sedangkan untuk numerik biasanya rata kanan.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US"><span> </span>Gunakan Pengelompokan Item</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="EN-US">. Item-item      yang secara logika berkaitan sebaiknya di kelompokan dalam satu kelompok      sehingga akan memudahkan user untuk membedakan item-item mana yang      berkaitan dan tidak berkaitan. </span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">Window yang dibuka berada ditengah-tengah aplikasi</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;" lang="DE">. Ketika user melakukan aksi event terhadap menu      atau tombol, pandangan user akan terfokus pada menu tersebut, sehingga      screen outputnya diusahakan agar tetap berada pada fokus user.</span></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.buditama.com/tips-dalam-pengembangan-user-interface/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mendesain User Interface Efektif ?</title>
		<link>http://www.buditama.com/bagaimana-mendesain-user-interface-efektif/</link>
		<comments>http://www.buditama.com/bagaimana-mendesain-user-interface-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 15:29:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buditama.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Dalam beberapa proyek pengembangan aplikasi, acapkali muncul beberapa permasalahan yang berkaitan dengan user intarface. Sebenarnya user interface adalah merupakan bagian yang paling kelihatan karena langsung berhubungan dengan user.  Akan tetapi pengembangan user interface itu sendiri justru sering kali tidak terlalu diperhatikan pada awal pengembangan karena pengembang lebih fokus pada desain arsitektur saja.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">Dalam beberapa proyek pengembangan aplikasi, acapkali muncul beberapa permasalahan yang berkaitan dengan user intarface. </span><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE">Sebenarnya user interface adalah merupakan bagian yang paling kelihatan karena langsung berhubungan dengan user.<span> </span>Akan tetapi pengembangan user interface itu sendiri justru sering kali tidak terlalu diperhatikan pada awal pengembangan karena pengembang lebih fokus pada desain arsitektur saja. Permasalahan baru muncul kemudian setelah sistem selesai dikembangkan dan diimplementasikan atau digunakan oleh <em>end user</em>. Pada saat itu apabila dilakukan perbaikan sangat kecil kemungkinan bisa dilakukan, karena akan membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Permasalahan user interface ini dapat disebabkan karena kurangnya interaksi dengan user pada saat proses desain, meskipun tidak menutup kemungkinan adanya sumber permasalahan yang lain seperti adanya perubahan permintaan oleh customer selama proyek berjalan. Kondisi tersebut jika tidak dicermati dari awal dapat membahayakan kondisi proyek pengembangan software.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE">Dalam beberapa kasus, permasalahan user interface tersebut disebabkan karena tidak adanya fase khusus untuk melakukan desain interface dan kurangnya testing sampai sistem benar-benar akan diimplementasikan. Umumnya, fungsionalitas <em>user interface</em> dikembangkan berdasarkan daftar fitur yang diinginkan oleh customer <span> </span>saja tanpa membandingkan daftarnya dengan keinginan user (pengguna) atau bisnis proses perusahaan. Dengan mengacu pada daftar fitur tersebut, solusi user interface yang muncul kemudian adalah hasil dari pembuatan kode yang lebih berorientasi pada fitur tersebut dan bukan hasil desain secara khusus. Padahal yang cukup penting untuk dipahami dalam melakukan desain user interface adalah alur kerja<span> </span>pengguna dan tujuan dari pengguna menggunakan aplikasi tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE"> Memang cukup sulit untuk mempertemukan antara keinginan user terhadap aplikasi yang dikembangkan dan proses bisnis perusahaan dengan kemudahan dalam penggunaan<em> (user friendly)</em>. Terkadang aplikasi yang dikembangkan mempunyai fitur yang lengkap akan tetapi interface yang digunakan kurang fleksibel sehingga user pada akhirnya ogah-ogahan untuk menggunakan fitur tersebut. Pada akhirnya fitur tersebut menjadi mubadzir dan kurang bermanfaat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE">Tidak sedikit developer aplikasi yang merasa bahwa desain interfacenya adalah yang paling bagus, sehingga tidak mau mengikuti standar desain dalam pengembangan user interface. </span><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">Selain, itu tidak sedikit developer yang tidak peduli apakah nantinya user interface tersebut mudah atau sulit digunakan oleh user. User interface yang bagus akan memudahkan user untuk memahami domain permasalahan yang dihadapi dalam pekerjaan dan menyelesaikannya dengan aplikasi yang dibuat tanpa perlu mengikuti training atau membaca manual.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE">“Kebanyakan orang berpendapat bahwa user interface adalah software”</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE"> </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE">Desain user interface sangat penting untuk diperhatikan, karena beberapa alasan berikut; </span></p>
<ul style="margin-top: 0cm;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">Aplikasi harus mudah digunakan, artinya user      akan merasa mudah untuk menggunakannya. </span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">Aplikasi harus murah digunakan, murahnya      tersebut dapat diukur dengan adanya kemudahan penggunaan sehingga dapat      mengurangi waktu dan biaya training dan support.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">User interface berperan penting dalam proses      penerimaan user terhadap aplikasi (<em>proses      change menagement</em>), sehingga jangan terlalu <em>underestimate</em> terhadap value dari desain user interface. </span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE">User harus merasa senang dan      nyaman menggunakan aplikasi tersebut.</span></li>
<li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="DE">User seharusnya tidak      terlalu banyak mengeluarkan energi untuk berfikir agar bisa menggunakan      aplikasi tersebut.</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US"> Dalam proses desain user interface, Theo Mandel mengilustrasikannya ke dalam empat fase iteratif, yaitu;</span></p>
<ol style="margin-top: 0cm;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">Phase 1: <em>Analyze </em>user information.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">Phase 2: <em>Design </em>the user interface.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">Phase 3: <em>Construct </em>the user interface.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;amp;" lang="EN-US">Phase 4: <em>Validate </em>the user interface.</span></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.buditama.com/bagaimana-mendesain-user-interface-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekapur Sirih</title>
		<link>http://www.buditama.com/sekapur-sirih/</link>
		<comments>http://www.buditama.com/sekapur-sirih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 15:21:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buditama.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Datang di buditama.com
Buditama.com merupakan website resmi PT. Buditama Ciptamas Perkasa atau disingkat dengan BCP. BCP terdiri dari sekumpulan anak bangsa yang mencoba membangun sebuah bisnis mapan berbasis teknologi informasi. BCP mempunyai beberapa personil yang rata-rata berlatar belakang pendidikan teknologi informasi dan geografi. Dengan rata-rata personil yang sedang menempuh program S2, maka BCP semakin siap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Datang di buditama.com</p>
<p style="text-align: justify;">Buditama.com merupakan website resmi PT. Buditama Ciptamas Perkasa atau disingkat dengan BCP. BCP terdiri dari sekumpulan anak bangsa yang mencoba membangun sebuah bisnis mapan berbasis teknologi informasi. BCP mempunyai beberapa personil yang rata-rata berlatar belakang pendidikan teknologi informasi dan geografi. Dengan rata-rata personil yang sedang menempuh program S2, maka BCP semakin siap untuk menghadapi era persaingan global di bidang teknologi informasi dan komunikasi.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.buditama.com/sekapur-sirih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips to Shopping for Ceiling Fans</title>
		<link>http://www.buditama.com/tips-to-shopping-for-ceiling-fans/</link>
		<comments>http://www.buditama.com/tips-to-shopping-for-ceiling-fans/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 01:02:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buditama.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[ Ceiling fans is important enough element in decorating, dramatically improving the look and feel of any room. But with so many options out there, finding that right light may be a little easier said than done. When we are shopping for the best ceiling fan there are a variety of things to take into [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.farreys.com"><img class="alignleft" style="float: left;" src="http://www.farreys.com/i/ceiling_fans_fanimation/fans_lg/fp510ab_fp1018.jpg" alt="" /> Ceiling fans</a> is important enough element in decorating, dramatically improving the look and feel of any room. But with so many options out there, finding that right light may be a little easier said than done. When we are shopping for the best ceiling fan there are a variety of things to take into consideration. To get you started, follow these few tips to Ceiling Fans;<br />
1. Make sure that you get the best <a href="http://www.farreys.com/ceiling_fans/minka_aire/index.html">modern ceiling fan</a>,  To do this you need t take a look at construction, style, and features of the fan.<br />
2. Match to  the decor, when you choose a ceiling fan try to matching your décor is going to be important as well.  If your room has a classic style you can choose <a href="http://www.farreys.com/ceiling_fans/casablanca/index.html">craftmade fans </a><br />
3. Picking out the right fan can even help you save money on your cooling as well, you can  purchase a fan from wellname ceiling fan store that provide good quality fan product.<br />
4. Choose a Quality Fan – It is important that you choose a quality fan motor as well.  Be sure that the company you purchase a fan from makes good quality motors.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.buditama.com/tips-to-shopping-for-ceiling-fans/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
